11.5.13

Teruntukmu Calon Suamiku ^_^



Dear  Calon Suamiku,

Duhai calon suamiku yang telah tertulis dalam kitab lauhul mahfuz, yang hingga detik ini aku tidak tahu seperti apa wujudmu dan seperti apa karaktermu, berasal dari mana dirimu, disini aku menunggu kau menjemputku untuk berjuang meraih surgaNya bersamamu.

Aku tahu proses demi proses hidup telah membuatku perlahan-lahan dewasa walaupun aku belum dewasa dalam kadar yang tidak dapat terukur, hingga suatu saat nanti aku bertemu denganmu bukanlah hal yang kebetulan tetapi itu merupakan ikhtiarku untuk mencapai ridha-Nya.

Duhai calon suamiku yang hingga saat ini aku tidak tahu kau ada dimana, aku hanya berharap jika suatu saat kita dipertemukan, semoga kau selalu sabar dalam membimbingku menuju ridha-Nya.




Duhai calon suamiku maafkan aku yang mungkin selalu memiliki kekurangan karena aku hanya manusia biasa yang kecantikan, harta dan sifatku tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kecantikan wanita-wanita masa kini.

Duhai calon suamiku, aku hanya ingin kau setia sama halnya seperti aku yang akan setia padamu. Kita berjuang mengarungi bahtera rumah tangga nanti dan bersama-sama sabar dalam merancang masa depan. Semoga hanya mautlah yang memisahkan kita, dan semoga ketika kita sama-sama sudah menghadap Allah, semoga kelak surga dapat mempersatukan kita kembali.

Aku bukanlah wanita yang terlahir dari keluarga kaya raya, aku hanyalah wanita dari kalangan sederhana yang sedang berproses memperkaya hatiku dengan ahlak yang positif.

Duhai calon suamiku, semoga Allah mempertemukan aku denganmu secepat mungkin di saat yang terbaik menurutNya.

Duhai calon suamiku, mungkin saat ini aku harus berjuang mengisi hidupku sendiri terlebih dahulu untuk berproses memperbaiki diri hingga tiba saatnya aku bertemu denganmu yang jua telah mempersiapkan dirimu dalam jalan kebaikan saat ini.

“Duhai Allah, kirimkanlah aku seseorang yang hatinya penuh dengan kelembutan dan membuatku semakin lebih dekat denganMu, jangan biarkan aku sendiri, aku tahu Engkau telah menyiapkan seseorang yang terbaik untukku dan akan mempertemukanku dengannya pada waktu yang telah Engkau tentukan”

Aamiin........................

9.5.13

Fotografi dan Vacation ala Marischka Prudence


Sore itu langit nampak mendung pertanda hujan akan turun, seketika wanita yang menggunakan dress wana hijau dengan senyumnya yang ramah menyapa saya untuk berbagi cerita mengenai pengalamannya seputar vacation, seolah-olah merubah langit mendung menjadi berwarna cerah kembali. Ialah Marischka Prudence, yang lebih akrab dipanggil Prue, wanita kelahiran 27 Juli 1984 mengawal kiprah karirnya sebagai news reporter di salah satu stasiun televisi swasta, dan kini beliau aktif menjadi travel blogger. Kini Prue memilih untuk menjadi travel blogger dan melepaskan jobnya sebagai news reporter karena ingin lebih fokus dalam mendedikasikan dirinya dalam bidang pariwisata. Berbekal pengalamannya dahulu ketika menjadi news reporter menuntut Prue untuk berkeliling Indonesia dan luar indonesia. Lama kelamaan Prue ketagihan untuk travelling dan ingin mendokumentasikan perjalanannya melalui tulisan, sehingga dia banting stir menjadi seorang travel blogger.


“Berhenti menjadi reporter, bukan berarti membuat Marischka Prudence hilang arah, berbekal pengalamannya mengejar berita dari suatu tempat ke tempat lain, membuatnya tersadar bahwa passionnya memang dalam dunia travelling, kini ia  memilih untuk menjadi travel blogger”


Dara yang dulunya kuliah di fakultas seni rupa dan desain ITB ini mengaku sering vacation dengan pasangan, keluarga dan teman-temannya. Dengan keluarga ia lebih cenderung memilih vacation yang bertema city, kemudian bersama teman-temannya, ia lebih memilih vacation di tempat wisata yang menampung aktivitas yang dapat dinikmati bersama, sedangkan bersama pasangan dan rekan-rekan kerjanya yang memiliki kesamaan preference memilih tema alam ketimbang wisata buatan manusia, wisata budaya, dan sebagainya. Dengan alam ia dapat belajar bersyukur dan mentalnya terbentuk, sebagai contoh kini ia sedang menggilai aktivitas diving. Berbagai spot diving telah ia lalui seperti diving di Pulau Weh (Aceh), Wakatobi, Bunaken, Maluku, Bali, dan Sumbawa. Melalui diving ia dapat merasakan sensasi yang berbeda, dimana selama ini terbiasa hidup di darat, ketika mencapai kedalaman laut ia dapat melihat coral-coral yang cantik dan spesies ikan yang unik-unik nan menggemaskan apalagi ketika mencapai dasar laut dimana air menjadi berwarna hitam, itu menciptakan sensasi tersendiri tuturnya bersemangat. Selain laut, bentang alam yang menjadi pilihan favoritnya untuk vacation yakni gunung, karena dengan melakukan aktivitas trekking di gunung, ia melewati proses demi proses hingga mencapai puncaknya, dan itu merupakan latihan mental. 




Pengalamannya dalam mendaki gunung meski belum terbilang banyak namun cukup membuatnya bangga diantaranya Gunung Gede dan Gunung Rinjani yang dinilai memiliki tingkat kesulitan yang tinggi sanggup Prue jajali. Trekking ke gunung dipercayainya selain sebagai latihan mental juga ia merasa bersyukur terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa.




Bila dilihat dari kualitas tantangan yang  ia hadapi ketika menyelam di laut dengan mendaki di gunung, jelas tingkat kesulitannya lebih banyak dihadapi di gunung. Sedangkan ketika menyelam, ia merasa lebih aman karena setiap penyelam akan dilindungi oleh buddy. Walau bagaimanapun keduanya memiliki resiko dan kompensasi tersendiri.


Prue mengaku dalam sebulan menyempatkan travelling minimal 2 kali, perasaan jenuh akan menghampirinya jika setiap hari hanya dibatasi sekat-sekat gedung tanpa vacation. Sekilas orang pasti berfikir  hidup Prue sangat menyenangkan, padahal proses yang dilaluinya memang cukup berat. Ia bercerita bahwa travelling memang membutuhkan biaya meskipun itu hanya sebagai backpacker namun jika kita jeli melihat peluang sebenarnya kita dapat travelling. Terbukti Marischka mengambil beberapa job sekaligus seperti menjadi travel konsultan, penulis freelance, dan kontributor suatu majalah. Dari situlah ia mendapatkan biaya dan kesempatan untuk travelling.


“Pekerjaannya yang berhubungan dengan travelling membuat ia banyak bersyukur karena melalui pekerjaannya ia bisa mengunjungi tempat-tempat terbaik di Indonesia. Dulu dalam benaknya Indonesia hanyalah sebuah negara yang carut marut politiknya, namun dibalik itu semua Indonesia memiliki sejuta pesona yang membangkitkan rasa nasionalismenya”


Barang yang wajib ia bawa ketika vacation yakni kamera. Kenapa Prue selalu membawa kamera karena selain hobinya mengambil gambar, ia memiliki mimpi besar untuk sharing foto mengenai travelling melalui blognya. Ia sangat menyukai motret landscape dengan kamera mirrorless. Menurutnya kamera mirrorless cocok untuk wanita, karena tidak perlu banyak teknik, walaupun sebenarnya ia ingin sekali membiasakan diri memotret dengan kamera DSLR.




Untuk mendapatkan hasil foto landscape selama berwisata Prue memberikan tips yakni harus sabar, luangkan waktu untuk mengunjungi tempat-tempat terbaik dan jangan pernah berhenti mencoba mengambil gambar terbaik. Prue menyukai memotret ketika sore tiba karena langit nampak indah dengan perpaduaan warnanya menuju sunset bagaikan magic light akibat pembiasan cahaya pada objek yang akan diambil. Walaupun landscape menjadi objek favoritenya, ia pun sangat suka memotret dengan penduduk lokal yang memiliki tipikal muka yang sangat khas ketika vacation ke suatu tempat. Senyum yang ramah, dan mulailah untuk sekedar mengobrol menjadi trik andalannya agar ia bisa memotret dengan penduduk lokal.  Ia pun menambahkan tips jangan sampai lupa ada beberapa daerah yang memerlukan perizinan ketika memotret karena ia pernah memiliki pengalaman yang kurang nyaman ketika akan memotret sesuatu ia sempat kena hukuman harus membayar denda sejumlah uang gara-gara ada larangan memotret.





Wanita penyuka warna biru dan hijau ini sangat kagum dengan karya Chris Burkard karena beberapa karya fotonya mengenai surfing membuat hati Prue berdecak kagum. Perkembangan fotografi di Indonesia dilihat dari sudut pandang Prue sangat positif, dan kini orang tak perlu repot mencetak foto karena kemudahan yang difasilitasi kecanggihan teknologi. Prue memberikan aspirasi bagi dunia fotografi agar lebih spesifik dan fokus dengan tema yang dipilih.




Sebelum menutup cerita, Prue membagikan pengalamannya dulu ketika ia travelling ke Morotai, Prue sempat tersesat di suatu hutan ketika akan mencari sebuah air terjun beruntung temannya ada yang menggunakan GPS (Global Positioning System) sehingga ia dapat menemukan kembali jalur untuk pulang, namun parahnya selepas pulang ia malah terkena penyakit cacar. Pengalaman lainnya yakni pernah pada saat setelah menyelam di Maluku, kapal yang ia tumpangi terdampar di tempat yang ia tidak kenali. Pengalaman-pengalaman yang kurang nyaman baginya tersebut tak membuatnya kapok untuk travelling lagi justru menjadi hal yang membuatnya tersenyum dan seru untuk dibahas ketika bersama teman-temannya.


Ingin tahu banyak siapa Marischka Prudence lebih deket, silakan kunjungi blognya :  LifeIsAnAbsurdJourney


Photo courtesy by : Marischka Prudence


Text Reference : Berbagai sumber dan wawancara langsung


2.5.13

Perjalanan Menuju Pintu Hati

Pintu itu kini telah tertutup, mencoba kembali untuk dibuka bahkan terbuka namun bisakah coba lihat sedikit jendela yang ada diluar? Bisa kah kamu lihat ada sedikit cahaya terang? cahaya yang menyeruak mencoba masuk dalam kehidupanmu melalui jendela yang lain, namun kamu tak pernah sadar akan hal itu?
 
Jam berdetak mencoba memperhitungkan asa demi asa yang tertinggal, mencoba untuk memikirkan bahwa semua bukan alasan waktu , bukan juga alasan kesadaran tapi alasan Tuhan.. iya Tuhan yang mempunyai izin

Perjalanan  menuju pintu hatimu memanglah tidak mudah, memerlukan segenap daya sabar dan usaha gigih hingga diluar ambang batas kemampuanku

Tidak,,,, Tuhan tidak jahat padaku, hanya tuhan ingin aku lebih kuat, lebih terkendali ketika melihat cahaya yang mencoba masuk dalam rumah hatimu



Kamu tahu? rumah hatimu tak boleh asal dimasuki oleh siapapun, Tuhan sudah pilihkan manusia-manusia mana saja yang berhak masuk pintu hatimu sebelum rumah hatimu

Bisakah kamu bayangkan jika kamu membiarkan pintu hatimu terbuka oleh banyak manusia? sebanyak itulah kamu memberikan kekecewaan dalam hidupmu. Biarlah jam berusaha berdetak semaunya, bukan semau pintu hatimu atau rumah hatimu

Tuhan..berikanlah sekepal asa dalam hatinya, lembutkan hatinya yang telah keruh menjauh, beku dan haru. Hingga ia sadar bahwa aku adalah pintu menuju rumah hatinya.

Dan ternyata aku merindukanmu yang tak perlu aku rindukan....


31.3.13

Me , Jilbab, and Fashion

Setiap muslimah di dunia ini diwajibkan menutup auratnya sesuai firman Allah SWT dalam surat Al Ahzab : 59 

يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
“Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang”.[al-Ahzab:59]


Bagi wanita terkadang muncul kekhawatiran bagaimana bila ketika berjilbab akan kesulitan mendapatkan pekerjaan, akan dikucilkan lingkungan sekitar, rambut akan rusak dan berjuta alasan lain yang dapat mematahkan keyakinan untuk berjilbab. Padahal jika ditelusuri lebih dalam lagi ternyata itu hanya bisikan syaitan saja yang mematikan niat suci kita. 

Jilbab tak harus identik dengan penampilan yang konvensional, karena kini banyak sekali beragam style yang mungkin bisa menjadi permulaan bagi wanita untuk menjadi muslimah seutuhnya. Pelan dan bertahap tapi pasti itulah kiranya perkembangan fashion muslimah di Indonesia sehingga diharapkan dapat memacu wanita - wanita di dunia ini untuk berjilbab tanpa harus minder lagi.




Muslimah sekarang semakin terlihat cantik dengan memadu padankan baju dan jilbab mereka disertai dengan pilihan warna yang kian mempercantik penampilan mereka. Trend fashion jilbab di Indonesia semakin berkembang dengan adanya iklim kondusif dengan banyak perhelatan fashion hijab baik itu berupa pameran, bazaar, fashion show dan event - event lainnya yang turut memboyong industri fashion Indonesia menuju dunia internasional.

Sebut saja Dian Pelangi, salah satu desainer terkemuka Indonesia. Usianya masih sangat muda namun telah menorehkan berbagai macam prestasi tidak hanya di Indonesia saja namun sudah sampai hingga mancanegara. Inspirasi rancangan Dian Pelangi yakni dari warna - warna cerah dan natural dari kain songket dan batik serta ia memilih fokus pada keindahan heritage Indonesia sebagai passion nya. Selain itu Di Indonesia sebenarnya masih banyak lagi desainer - desainer busana muslim dan muslimah diantaranya Anne Rufaidah,  Boyonz Ilyas, Hannie Hananto, Irna Mutiara, Jenny Tjahyawati, Malik Moestaram, Merry Pramono, Monika Jufry, Najua Yanti, Nieta Hidayani, Nuniek Mawardi dan sebagainya.


Model - model jilbab dengan pakaiannya kian beragam sebut saja pashmina kaos, gamis, jilbab paris, tie dye, tunik, ciput arab, turban, ciput ninja, scarf, shawl, celana aladin, dan masih banyak lagi sebutan bagi fashion muslimah beserta kelengkapan aksesorisnya. Kiblat dari fashion muslim dan muslimah di Indonesia banyak memadu padankan dari Negara Indonesia sendiri, Malaysia, Turki, Arab, Dubai bahkan campuran dari berbagai belahan dunia.

"Bagi wanita yang ingin bertahap berjilbab sekarang diberi berbagai macam kemudahan dengan adanya tutorial hijab yang tersedia di search engine, di majalah - majalah muslim, di berbagai macam pameran dan toko buku yang menjual CD tutorial jilbab. Anda tak perlu khawatir rambut Anda akan rontok karena hal tersebut dapat dicegah dengan pemilihan jilbab dan pakaian yang mampu menyerap keringat dengan baik. Cara lain yakni dengan rutin melakukan perawatan rambut seperti creambath, hair spa, pemakaian hair tonik dan sebagainya. Jadi marilah para wanita segera menggunakan jilbab, karena dengan jilbab berarti mematuhi salah satu perintah Allah SWT, wanita akan tampil cantik seutuhnya dan jauh lebih terhormat. Sedikit demi sedikit insyaallah kita dapat berhijab secara kaffah dan semakin syar'i. Salam muslimah berjilbab ^_^"

Sumber inspirasi : http://dianpelangi.com/


29.3.13

Bayangan


Bayangan itu kian lama kian memudar ditelan udara dingin yang menyelimuti setiap hati yang terisak kepergian demi kepergian yang mengundang tanya tentang apa dibalik perpisahan... 

Bayangan terkadang muncul namun terkadang hilang ketika ketegasan kian ramai menyelimuti hari demi hari yang tak pernah berakhir, sebenarnya apa maksud dari ini semua? maksud yang belum bisa terjawab..

Jam itu bergaung seolah-olah tidak setuju dengan bayangan yang tak akan pernah jelas. Hanya bom waktu yang siap untuk menghentikan detik demi detik atas semua pertanyaan yang tertuju pada bayangan...

Rasa yang paling pahit dalam hidup ini yaitu ketika melewati bayangan yang sebenarnya memang tak akan pernah berwujud menjadi sebuah sosok. Bayangan hanyalah sebuah bayangan yang terkadang memunculkan pertanyaan "Mengapa ada bayangan jika terang hadir dalam malam?" dan siapa yang sanggup menjawab?

Beribu detik telah berlalu dan kini bayangan itu bukan menjawab semua yang selalu dipikirkan hati dan dirasakan otak.. kini bayangan mampu dipikirkan otak dan dirasakan hati.. 

Salahnya... keterlambatan sebuah bayangan untuk menunjukan apa sebenarnya dapat menghancurkan sebuah keyakinan.. namun bayangan tetaplah bayangan dan keyakinan harus kita temukan dan kita yakini...



Bandung, 29 Maret 2013